Rakor dan PD Puasa Maret 2026

Edisi Januari - Maret 2026

BERITA

Metty Kusumastuti

3/5/2026

Rapat Koordinasi (rakor) pertama di tahun 2026 telah terlaksana Sabtu, 7 Maret lalu di Sekretariat Perkantas Jawa Barat. “Face to Face Connection” menjadi topik dari renungan firman Tuhan pada ibadah pembuka rakor. Topik ini mengingatkan pengurus untuk benar-benar mau menjumpai rekan sekerja maupun anggota komponen, bukan hanya mengejar terlaksananya program kerja. Selesai ibadah, barulah kami mengoordinasikan pelayanan kami di dalam sesi pleno dan sesi kelompok bidang kerja. Sesi pleno di aula banyak membahas perkembangan Kelompok Tumbuh Bersama (KTB), selain soal penjangkauan mahasiswa/siswa, dan regenerasi pengurus di ladang alumni/mahasiswa/siswa. Sedangkan sesi kelompok bidang kerja berlangsung di empat ruangan yang membahas pengalaman serta regenerasi di Badan Pengurus Harian, bidang Program/Acara, bidang KTB, dan bidang Pemerhati. Bersyukur untuk rakor ini, yang kalau menurut hitungan agenda pelayanan semester genap merupakan rakor terakhir periode pelayanan 2025-2026. Meski begitu, rakor ini masih menyisakan pekerjaan rumah (PR) untuk membenahi KTB-KTB, persekutuan mingguan, penjangkauan kepada anggota lama maupun baru, dan pengelolaan organisasi. Doakan para pengurus di sisa masa kepengurusan, agar bersemangat mengerjakan PR-PR ini dan dapat melihat serta bersandar pada Tuhan.

Rapat Koordinasi Maret

Persekutuan Doa dan Puasa Maret

Selang dua (2) hari dari rakor, pada Senin, 9 Maret, Persekutuan Doa (PD) Puasa untuk komponen di Bandung diselenggarakan. Mengangkat tema “Mempraktikkan Kehadiran Tuhan”, kami belajar untuk memberi waktu jeda atau berhenti dalam hari yang dijalani agar kami bisa menyadari kehadiran Allah dan mengalami sukacita dari Dia, tidak melewatkan hari demi hari “biasa” yang diberikan-Nya. Kami mencoba mempraktikkannya di PD ini dengan berhenti sejenak selama lima (5) menit dan melihat perjalanan kurang lebih 18 jam perjalanan kami di hari itu, kemudian mengucapkan doa singkat atas apa yang kami temukan darinya. Kami mempraktikkannya juga dalam kelompok-kelompok doa, dimana kami membaca berita dari koran daring, yang mengabarkan situasi global, nasional, dan daerah (Bandung), kemudian kami mengucapkan doa secara spontan sesuai apa yang ditaruhkan dalam hati kami untuk mendoakan hal-hal tersebut. Kami bersyukur untuk kesempatan PD ini, yang mengingatkan kami untuk mengingat Tuhan tiap-tiap hari, yang mengajarkan kami untuk memperhatikan situasi sekitar kami dan membawanya ke tangan Tuhan, Sang Pencipta. Mari bersama-sama kita menjaga persekutuan kita dengan Tuhan dengan memberikan jeda atau berhenti sejenak dalam kerutinan studi, pekerjaan, maupun aktivitas kita lainnya.