Obrolan Cipaku 14

Edisi April - Mei 2026

ARTIKEL

Metty Kusumastuti

5/2/2026

Ketika berbincang dengan AKTB yang mengambil bagian menjadi pengurus salah satu PMK, tiba-tiba kami mendapati bahwa ternyata tinggal sedikit lagi waktu dan selesailah periode kepengurusan mereka. Apakah teman-teman pengurus di PMK atau komponen lain juga menyadarinya, bahwa periode kepengurusan akan segera berakhir? Lalu, apakah lega karena “bebas tugas”, atau sedih karena tidak lagi terlibat kepengurusan, atau semangat karena ingin menyambut tugas pelayanan yang baru, yang terasa menjelang akhir masa jabatan?

Tentu sebagai orang percaya, hidup kita adalah melayani, di mana pun kita berada. Dalam konteks khusus, kita pun dipanggil untuk memberi diri melayani tubuh Kristus di komunitas orang percaya, yang terdekat atau termudah, adalah di Persisten/PMK/PAK atau di gereja. Bersyukur untuk adik-adik, teman-teman, kakak dan abang yang berkomitmen melayani di ladang-ladang tersebut. Kiranya berkat-berkat rohani dari Tuhan yang Empunya pelayanan menjadi hal yang berharga yang meneguhkan setiap pelayan-Nya untuk terus melayani.

Sisi lain, kita pun perlu mengakui, bahwa kadangkala, di tengah aktivitas, yang seringkali kita menyebutnya sebagai “sibuk”, kita melewatkan kesempatan untuk melayani ini. Kita bisa terserap pada kegiatan-kegiatan yang tampaknya produktif dan dipandang “wah” oleh sekitar kita, tapi kita tidak mencoba mempertimbangkan kebutuhan tubuh Kristus yang perlu dilayani. Bahwa kehadiran dan karunia kita akan membangun saudara-saudara seiman kita, dan sebenarnya diri kita juga. Sungguh suatu sukacita!

Mengingat pelajaran di bahan MHB bab 7 tentang Melayani, perikop PAnya diambil dari kisah pembasuhan kaki murid-murid oleh Yesus, menjelang sengsara-Nya. Melayani memang tidak gampang, tidak enak, tapi itu perintah Tuhan yang sudah terlebih dahulu dicontohkan-Nya. Selama masa pelayanan-Nya di bumi, Tuhan telah hadir begitu dekat dengan setiap orang yang butuh diajar, disembuhkan, dipulihkan, dibebaskan. Apakah kita percaya dan mengalami pelayanan Tuhan juga? Apakah kita mendengar perkataan-Nya tentang situasi dunia ini,“Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.”? Apakah panggilan melayani orang-orang kudus yang disuarakan Paulus kepada jemaat Korintus telah bisa kita jawab dengan kesiapsediaan?

INFO edisi ini kiranya menjadi pengingat akan ladang pelayanan di Perkantas Jabar yang sedang atau pernah dan akan kita garap, agar menguatkan setiap kita akan berkat pelayanan dan pertumbuhan dari Tuhan, serta terus mendoakan Perkantas Jabar agar setia dalam tugas pemuridan.

aerial photography of city
aerial photography of city