Obrolan Cipaku 14

Edisi Agustus - September 2026

ARTIKEL

Metty Kusumastuti

Koneksi dan Keramahtamahan

Ketika kembali memimpin KTB mahasiswa sejak tahun 2024, salah satu faktor ekstern yang berperan besar menantang rutinnya KTB adalah soal “berhimpun”, alias kegiatan-kegiatan himpunan yang mengikat AKTB-AKTB saya, seperti juga AKTB-AKTB di KTB lainnya. Ketika ditilik, “berhimpun” dijadikan wadah atau sarana koneksi, baik selama masa mahasiswa hingga awal kelulusan atau masa pencarian kerja sebagai fresh graduate. Koneksi, menurut KBBI, adalah hubungan yang dapat memudahkan (melancarkan) segala urusan (kegiatan). Dari definisi ini, rasanya koneksi menjadi salah satu pegangan yang cukup penting dan bisa menentukan kehidupan kita, karena kita ingin segala urusan kita lancar-lancar saja. Namun, apakah koneksi sebatas untuk kelancaran dalam hidup kita yang kadangkala tak terprediksi?

Bagi anak-anak Tuhan, definisi itu mestinya digandeng dengan panggilan keramahtamahan. Adele Calhoun dalam bukunya, Spiritual Disciplines Handbook, menuliskan keramahtamahan adalah saat kita menciptakan ruang yang aman dan terbuka dimana teman (orang yang kita kenal) maupun orang asing (yang belum kita kenal) dapat masuk dan mengalami rasa disambut oleh Roh Allah. Hal ini benar-benar menyasar pada kebutuhan terdalam manusia akan relasi yang benar dan sejati dengan Allah serta sesamanya.

Kita bersyukur sebagai keluarga besar Perkantas Jawa Barat, koneksi dan keramahtamahan begitu terasa, baik diupayakan serta diwujudnyatakan, melalui penyambutan-penyambutan kepada siswa dan mahasiswa baru, dan pertemuan-pertemuan maupun kunjungan-kunjungan kepada alumni. Kuatnya koneksi dan keramahtamahan ini tergambar dari perkataan dua orang alumni senior yang baru-baru ini saya temui, yang mengatakan bahwa bagi mereka Perkantas Jawa Barat adalah rumah. Ya, semoga kita, Perkantas Jawa Barat, tetap setia membawa keramahtamahan Kristus di tengah-tengah persekutuan ini dan di mana pun, agar orang-orang mengalami berkat “rumah yang aman” di tengah kehidupan yang kadang jalannya tidak lancar dan tidak terprediksi.

group stacking hands in colorful sweaters
group stacking hands in colorful sweaters